Cara Menghitung Beban Depresiasi Penyusutan
Pengertian Depresiasi Penyusutan Aset
Pengertian Depresiasi atau penyusutan adalah pengalokasian beban dalam berkurangnya atau penurunan nilai suatu aset akibat pemakaian dan waktu berjalan selama umur manfaatnya
Faktor faktor yang Mempengaruhi Depresiasi Penyusutan
1. Harga Perolehan Aset
Faktor pertama yang mempengaruhi depresiasi adalah harga perolehan, yaitu harga awal saat perusahaan membeli aset pertamakali. Setiap beberapa periode tertentu, akuntan atau divisi keuangan biasanya melakukan perhitungan biaya depresiasi, dan harga perolehan adalah tolak ukur pertamanya.
2. Nilai Residu atau Nilai Sisa Aset
Faktor berikutnya yang bisa jadi mempengaruhi nominal biaya depresiasi adalah nilai residu, yaitu nilai terakhir aset setelah tidak bisa didepresiasi lagi. Beberapa perusahaan umumnya punya benchmark berapa nominal residu aset ideal sesuai keinginan. Setelah itu, aset pun dipindahtangankan dengan mempertahankan sisanya dalam penguasaan bisnis.
3. Estimasi Masa atau Umur Manfaat Aset
Estimasi masa manfaat adalah faktor pemengaruh biaya depresiasi berikutnya. Selain berdasarkan nilai residu dan harga perolehan, beberapa perusahaan umumnya punya ekspektasi tertentu kapan suatu aset dinyatakan terdepresiasi sepenuhnya, bisa beberapa bulan hingga 10 tahun tergantung kebijakan perusahaan.
4. Pola Pemakaian Aset
Proses pemakaian aset dalam jangka waktu tertentu sangat berpengaruh pada depresiasi, khususnya usia aktiva. Biasanya, semakin berat pemakaiannya, maka estimasi waktu habis manfaatnya semakin cepat. Dalam hal ini, Anda dapat menggunakan rumus depresiasi adalah menjumlahkan beban selama jangka waktu depresiasi.
Manfaat melakukan perhitungan Beban Depresiasi penyusutan
Perhitungan biaya depresiasi adalah salah satu hal wajib yang tidak boleh ditinggalkan akuntan saat membuat laporan keuangan. Apabila sengaja dihindari atau dimanipulasi, laporan keuangan berpotensi invalid dan membahayakan berbagai pihak, termasuk pekerja teknis. Selain itu, manfaat perhitungan depresiasi adalah sebagai berikut:
1. Mendata Perolehan Keuntungan usaha bisnis
Biaya depresiasi adalah hal penting dalam mengkalkulasi laba perusahaan. Oleh sebab itu, manfaat pertama depresiasi adalah mendapatkan informasi perolehan keuntungan. Karena terdapat pengeluaran aktiva awal dan aktiva cadangan dimana wajib dicatat dalam laporan keuangan.
2. Mengetahui Harga Awal Aset
Manfaat utama perhitungan depresiasi adalah mengetahui harga awal aset. Dalam akuntansi, aset yang dibeli tidak serta merta hanya ditinjau manfaatnya saja. Tetapi harga awal aset dan penggunaannya patut diperhitungkan dalam depresiasi.
Pengukuran ini didasarkan pada hak guna kerja dan kepemilikan aset. Gabungan hal tersebut akan menimbulkan harga awal aset dan digunakan dalam perhitungan beban operasional dan keuntungan.
3. Meminimalisir Kerugian
Pembelian aset dapat menjadi sumber kerugian perusahaan, bila aset tersebut tidak mampu menghasilkan produktivitas. Sehingga, salah satu manfaat depresiasi adalah untuk meminimalisir kerugian. Adanya aset, perusahaan akan berpikir untuk memaksimalkan aset dalam menghasilkan keuntungan dan menyiapkan alokasi dana sebagai cadangan membeli aset baru, karena nilainya terus terdepresiasi.
4. Mengetahui Beban Depresiasi penyusutan Tiap Periode
Manfaat depresiasi terakhir yaitu perusahaan dapat mengetahui biaya depresiasi tiap periode. Biaya depresiasi adalah modal cadangan untuk membeli aset baru karena aset lama tidak bisa dimanfaatkan lagi. Dengan melakukan perhitungan dan pencatatan, perusahaan akan mampu memperhitungkan biaya depresiasi dalam jangka waktu tertentu.
Hal ini juga akan membantu perusahaan dalam mempertimbangkan pengambilan suatu keputusan berkaitan aset, misalnya kapan harus membeli aset baru, berapa kuantitas produksi maksimal aset, dan sebagainya.
Macam Metode perhitungan Depresiasi Penyusutan
1. Metode Depresiasi Penyusutan Garis Lurus atau straight line method
Metode Depresiasi penyusutan garis lurus straight line method adalah metode yang paling sering digunakan untuk menghitung beban penyusutan. Metode ini fokus pada penyusutan sebagai fungsi dari waktu dan bukan dari fungsi penggunaan.
Rumus Depresiasi Penyusutan Garis lurus
![]() |
Rumus Depresiasi Penyusutan Metode Garis Lurus |
Cara Menghitung Beban Depresiasi Penyusutan Metode Garis Lurus
![]() |
Contoh Cara Menghitung Beban Depresiasi Penyusutan Metode Garis Lurus |
2. Metode Depresiasi Penyusutan Angka Tahun atau Sum of Year Number
Metode Depresiasi penyusutan Angka tahun atau number of year adalah metode untuk menghitung beban penyusutan atau depresiasi yang menurun dari tahun ke tahun.
Rumus Depresiasi Penyusutan Angka Tahun
![]() |
Rumus Depresiasi Penyusutan Metode Angka Tahun |
Cara Menghitung Beban Depresiasi Penyusutan Metode Angka Tahun
![]() |
Contoh Cara Menghitung Beban Depresiasi Penyusutan Metode Angka Tahun |
3. Metode Depresiasi Penyusutan Unit Produksi atau Aktifitas
Metode depresiasi penyusutan unit produksi atau aktifitas adalah metode penyusutan aset yang mengasumsikan penyusutan sebagai fungsi dari produktivitas atau penggunaan dan bukan dari segi berlalunya waktu. Dengan gambaran di atas, penentuan umur penyusutan mesin produksi tidak memiliki masalah tertentu karena penggunaan relatif mudah diukur.
Rumus Depresiasi Penyusutan Unit Produksi
![]() |
Rumus Depresiasi Penyusutan Metode Unit Produksi |
Cara Menghitung Beban Depresiasi Penyusutan Metode Unit Produksi
![]() |
Contoh Cara Menghitung Beban Depresiasi Penyusutan Metode Unit Produksi |
4. Metode Depresiasi Penyusutan Saldo Beban Menurun atau declening met
Dalam penyusutan aktiva tetap, metode saldo menurun adalah metode yang menyebabkan beban penyusutan semakin menurun pada setiap periodenya. Beberapa ciri dari metode saldo menurun adalah sebagai berikut.
Tarif penyusutan tetap serta merupakan 2x tarif garis lurus.
Beban penyusutan akan semakin menurun per periodenya.
Perhitungan penyusutan yang tidak melibatkan estimasi nilai sisa.
Selalu menghasilkan angka yang perlu dibulatkan di akhir usia ekonomisnya.
Perhitungan dengan metode penyusutan saldo menurun dilakukan dengan menghitung tarif penyusutannya terlebih dahulu, kemudian barulah tarif tersebut dikalikan dengan nilai bukunya.
Rumus Depresiasi Penyusutan Beban Menurun
![]() |
Rumus Depresiasi Penyusutan Saldo Beban Menurun |
Cara Menghitung Beban Depresiasi Penyusutan Metode Saldo Beban Menurun
![]() |
Contoh Cara Menghitung Beban Depresiasi Penyusutan Metode Saldo Beban Menurun |
5. Metode Depresiasi Penyusutan Saldo Menurun Ganda atau double declening method
Metode depresiasi penyusutan saldo menurun ganda atau double declening adalah metode penyusutan dipercepat yang mengalokasikan beban penyusutan lebih tinggi pada tahun awal dan beban lebih rendah pada periode selanjutnya. Fokus utama pada metode ini adalah beban penyusutan lebih banyak pada tahun awal karena aktiva mengalami penurunan pada tahun tersebut.
Comments