Akuntansi Piutang Dagang
Pencatatan Akuntansi Piutang dagang
Cara Metode Pembukuan Pencatatan Jurnal Akuntansi Transaksi Keuangan Piutang Dagang, Pengertian Piutang dagang adalah Tagihan kepada pelanggan yang sifatnya terbuka, dalam arti bahwa tagihan ini tidak di sertai instrumen kredit. Piutang dagang berasal dari penjualan barang dagangan & jasa secara kredit dalam operasi usaha normal.
Pencatatan Akutansi Piutang tidak tertagih Metode cadangan atau tidak langsung
Metode cadangan harus dipakai bila kerugian piutang bersifat material.
Gambaran
metode cadangan :
Piutang yang tidak tertagih ditaksir lebih dahulu dan diakui sebagai biaya pada periode penjualan.
Bila piutang yang tak tertagih berasal dari tahun 2005 maka kerugian diakui pada tahun 2005 juga.
· Taksiran kerugian piutang di debit pada rekening Biaya piutang tak tertagih.Dan di kredit pada rekening Cadangan piutang tak tertagih.
Melalui jurnal penyesuaian pada akhir setiap periode.
· Piutang yang benar-benar tidak dapat di tagih di debit pada rekening cadangan piutang tak tertagih.
Dan di kredit pada rekening piutang dagang.
A. Mencatat taksiran kerugian piutang
PT.AHONG menjual barang secara kredit pada tahun 2016 sebesar 252.100
Dari jumlah ini 50.000 masih berupa piutang pada akhir tahun 2016
Manajer bagian kredit menaksir bahwa 3100 diantaranya potensial tidak
dapat di tagih
Jurnal penyesuaian :
31 Des
|
Biaya piutang tak tertagih
Cadangan
piutang tak tertagih
|
3.100
|
3.100
|
Rekening Biaya piutang tak tertagih di laporkan di rugi laba dalam
kelompok biaya operasional ( biasanya sebagai biaya pemasaran ).
Jadi kerugian piutang di tandingkan dengan penjualan tahun 2016 karena
berasal dari resiko pembelian kredit tahun 2016
Rekening cadangan piutang tak tertagih di laporkan sebagai pengurang
rekening piuang dagang.
B. Mencatat penghapusan piutang
Apabila taksiran kerugian piutang benar-benar terjadi, maka piutang harus
kita hapus.
Untuk mencegah praktik yang tidak sehat, cuman pejabat berwenanglah yang
boleh menyatakan hapusnya piutang & pernyataan ini harus di
dokumentasikan.
Contoh : 1 Maret 2016 manajer penagihan PT.AHONG mnyatakan penghapusan
1.050 kepada CV.A yang dinyatakan pailit oleh pengadilan
1 Mar
|
Cadangan piutang tak tertagih
Piutang
dagang – CV.A
|
1.050
|
1.050
|
Setelah jurnal penghapusan ini di posting maka rekening piutang dagang & rekening Cadangan piutang tak tertagih tampak sebagai berikut :
TGL
|
KETERANAGN
|
REF
|
DEBET
|
KREDIT
|
SALDO
|
|
|
|
|
|
|
DEBET
|
KREDIT
|
1 jan
|
Saldo
|
|
50.000
|
|
50.000
|
|
1 mar
|
Penghapusan
|
|
|
1.050
|
48.950
|
|
|
|
|
|
|
|
|
TGL
|
KETERANAGN
|
REF
|
DEBET
|
KREDIT
|
SALDO
|
|
|
|
|
|
|
DEBET
|
KREDIT
|
1 Mar
|
Penghapusan
|
|
1.050
|
|
1.050
|
|
1 mar
|
Saldo
|
|
|
3.100
|
2.050
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Sebelum penghapusan
|
Sesudah penghapusan
|
Piutang dagang
Cadangan piutang tak tertagih
|
50.000
3.100
|
48.950
2.050
|
Nilai realisasi bersih
|
46.900
|
46.900
|
C. Timbulnya kembali piutang yang telah di hapus
Penerimaan kas dari pelanggan yang sudah di hapus memerlukan 2 buah
jurnal.
Jurnal pertama untuk mencatat timbulnya kembali piutang.
Jurnal kedua untuk mencatat penerimaan kas.
Contoh : CV.A melunasi hutang nya yang telah di hapus
1 Mei
|
Piutang dagang – CV.A
Cadangan
piutang tak tertagih
Kas
Piutang
dagang – CV.A
|
1.050
1.050
|
1.050
1050
|
Apabila jurnal tersebut di gabung maka debit nya adalah kas & kreditnya adalah Cadangan piutang tak tertagih masing masing 1.050
Dasar untuk menaksir kerugian piutang
A. Presentasi dari penjualan 1 periode / Pendekatan rugi laba
Disini yang diutamakan adalah matching antara biaya & pendapatan.
Mengutamakan penentuan jumlah kerugian piutang sedangkan jumlah cadangan
hanya sampingan
Contoh pengalaman PT.AHONG bahwa 1% dari penjualan kredit bersih tidak
dapat di tagih
Jika penjualan kredit bersih dalam periode 2005 adalah 100.000
maka taksiran kerugian piutang adalah 1% x 100.000 = 1.000
Jurnal penyesuaian :
31 Des
|
Biaya piutang tak tertagih
Cadangan
piutang tak tertagih
|
1.000
|
1.000
|
B. Presentasi dari saldo piutang akhir periode / Pendekatan neraca
Disini yang diutamakan adalah nilai realisasi kas bersih yang dapat
diterima dari piutang
Mengutamakan penentuan jumlah cadangan sedangkan jumlah kerugian hanya
sampingan
Pelanggan
|
Jumlah Total
|
Belum jatuh tempo
|
Menunggak selama ( dalam hari )
|
||
1-30
|
31-60
|
61-90
|
|||
A
B
C
D
E
Lain-lain
|
50.000
75.000
60.000
40.000
90.000
150.000
|
20.000
25.000
10.000
80.000
60.000
|
10.000
30.000
50.000
5.000
90.000
|
15.000
5.000
20.000
5.000
|
5.000
15.000
20.000
|
|
465.000
|
195.000
|
185.000
|
45.000
|
40.000
|
Presentasi taksiran tak tertagih
|
|
2%
|
4%
|
8%
|
20%
|
Taksiran kerugian total
|
22.900
|
3.900
|
7.400
|
3.600
|
8.000
|
Sebelum penyesuaian sald rekening Cadangan piutang tak tertagih adalah
Rp.0
Jurnal penyesuaian :
31 Des
|
Biaya piutang tak tertagih
Cadangan
piutang tak tertagih
|
22.900
|
22.900
|
Sebelum penyesuaian sald rekening Cadangan piutang tak tertagih adalah
kredit Rp.2.900
Jurnal penyesuaian :
31 Des
|
Biaya piutang tak tertagih
Cadangan
piutang tak tertagih
|
20.000
|
20.000
|
Sebelum penyesuaian sald rekening Cadangan piutang tak tertagih adalah
Debit Rp.2.100
Jurnal penyesuaian :
31 Des
|
Biaya piutang tak tertagih
Cadangan
piutang tak tertagih
|
25.000
|
25.000
|
Potongan penjualan Piutang
2/10, n/30 “Pembeli membayar dalam masa ptngan 10 hari, ia akan di beri
potoongan 2% & batas waktu 30 hari”
Contoh : 15 desember menjual 10.000 , 2/10, n/30
15 Des
|
Piutang dagang
Penjualan
|
10.000
|
10.000
|
20 Des
|
Kas
Potongan penjualan
Piutang
dagang
|
9.800
200
|
10.000
|
Apabila pembeli membayar tanggal 28 Desember
15 Des
|
Kas
Piutang
dagang
|
10.000
|
10.000
|
Retur penjualan Piutang
15 mei menjual barang seharga 10.000 & 20 mei di kembalikan & belum ada pembayaran atas harga tersebut
20 Mei
|
Retur penjualan
Piutang Dagang
|
10.000
|
10.000
|
Penyajian Piutang di neraca
Piutang dagang dilaporkan di neraca dalam kelompok aktiva lancar dengan
nilai realisasi bersih & di sajikan di bawah piutang wesel
Realisasi bersih = Piutang dagang - Cadangan piutang tak tertagih
- Laporan Equitas Perubahan Modal
- Laporan HPP Harga Pokok Produksi
- Pengertian dan Komponen Isi Laporan Arus Kas
- Pengertian dan Komponen Laporan Laba Rugi
- Laporan Neraca Posisi Keuangan
- Tabel R dan Penerapannya dalam Analisis Statistik
- Tabel F dan Penggunaannya dalam Analisa Statistik
- Cara Uji Regresi Linier Berganda di SPSS
- Cara Uji Heterokedastisitas Metode Koefisien Korelasi Spearman's Rho di SPSS
- Cara Uji Heterokedastisitas Metode Glejser di SPSS
- Cara Uji Multikolonieritas Metode Perbandingan Nilai Koefisien di SPSS
- Cara Uji Autokorelasi metode Durbin Watson di SPSS
- Cara Uji Multikolonieritas Metode Tolerance dan Variance Inflation Factor (VIF) di SPSS
- Cara Uji Reliabilitas Di SPSS
- Uji Multikolonieritas dalam asumsi klasik
- Cara Uji Validitas di SPSS
- Cara Uji Normalitas Shapiro Wilk di SPSS
- Cara Uji Normalitas Kolmogorov Smirnov di SPSS
- Siklus Konversi Kas
- Perbedaan Co Colaboration Work dan Team
- Peran dan Tanggung Jawab Struktur Organisasi Perusahaan
- Jasa Pembuatan Dashboard Excel
- Contoh Cara Membuat Template Business Model Canvas
- Jasa Pembuatan Proposal Study Analisa Kelayakan Usaha Bisnis
- kunci utama dan pilar pokok dalam menjalankan usaha bisnis
- Macam Jenis Kerjasama Bisnis Usaha
- Cara Download Laporan Keuangan Perusahaan TBK IDX BEI
- Link Grup Komunitas Jasa Joki
- Cara Parafrase Agar Lolos Cek Turnitin
- Jasa Joki Parafrase
- Uji Autokorelasi untuk asumsi klasik
- Uji Heterokedastisitas Dalam Asumsi Klasik
- Uji Normalitas Data Penelitian untuk Asumsi Klasik Regresi
- Contoh Tutorial Cara Uji Normalitas Data Di SPSS
- Tutorial Cara Uji data Asumsi Klasik di SPSS
- Biaya Harga Jasa Joki Tugas Akuntansi
- Pengertian Jurnal Umum perusahaan dalam Akuntansi
- Jasa Pengerjaan Joki Tugas Kuliah Manajemen
- Contoh Soal dan Jawaban Metode Alokasi BOP
- Contoh Cara Membuat Transaksi Jurnal Umum Akuntansi
- Cara menghitung Harga Obligasi
- Contoh Soal Obligasi dan Jawabannya
- Jasa Joki Pembuatan Rumus dan Aplikasi Excel
- Macam jenis obligasi dan penjelasannya
- Cara Pencatatan Akuntansi Investasi Obligasi
- Jurnal Akuntansi Penerbitan Obligasi
- Cara menghitung obligasi metode bunga efektif
- Cara Mencatat Jurnal Penjualan Obligasi
- Cara Pencatatatan Jurnal Pembelian Obligasi
- Jenis Obligasi yang tidak memiliki jatuh tempo
- Perbedaan Sukuk dan Obligasi
- Cara Menghitung Bunga Obligasi
- Cara Perhitungan Pencatatan Jurnal Akuntansi Hutang Obligasi
- Cara Membuat Neraca Lajur Di Excel
- Cara Membuat Neraca Saldo Di Excel
- Cara Membuat Buku Besar Otomatis Di Excel
- Cara Membuat Jurnal Penutup Di Excel
- Cara Membuat Jurnal Penyesuaian Di Excel
- Cara Membuat Jurnal Umum di Excel
- Cara Menghitung Penyusutan Depresiasi Aset
- Cara Membuat Siklus Akuntansi Otomatis di Excel
- Pencatatan Jurnal Akuntansi Piutang Wesel
- Laporan Keuangan Toko Bangunan
- Program Akuntansi Laporan Keuangan Apotek
- Cara Rumus Menjumlahkan Data di Excel Spreadsheet
- Cara Membuat Nomer Urut Otomatis excel Spreadsheet
- Form Trial Program Akuntansi DEIRS Flowdi Consulting
- Perbedaan Harga Pokok Penjualan dengan Produksi
- Unsur laporan keuangan terkait kinerja perusahaan
- Sumber Pencatatan Neraca Saldo
- Dasar Materi Tentang Akuntansi
- Persamaan Dasar akuntansi
- Rekomendasi Software Akuntansi Laporan Keuangan
- Jasa Joki Tugas Akuntansi
- Cara pencatatan Jurnal Umum
- Materi Tentang Pengantar Akuntansi
- Pengertian dan Manfaat Laporan Keuangan
- Pengertian Aset Tetap & Macam Jenis Depresiasi Penyusutan
- Pengertian dan Macam Jenis Hutang atau Liabilitas
- Pengertian dan Macam Jenis Modal atau Equitas
- Pengertian dan Macam Jenis Aktiva Aset Lancar
- Les Privat Bimbel akuntansi
- Laporan Keuangan Resto FnB
- Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur
- Laporan Keuangan Perusahaan Dagang
- Pengertian dan Cara Manajemen Keuangan
- Tes DISC Excel online
Comments