Metode Penilaian Persediaan Metode FIFO LIFO dan Average

Materi Penilaian Persediaan atau Inventory

Metode Penilaian Persediaan Barang dagang dan bahan baku

Pengertian Penilaian persediaan barang dagang bahan baku adalah menentukan nilai persediaan yang dicantumkan dalam neraca. Persediaan akhir bisa dihitung harga pokoknya dengan menggunakan beberapa cara penentuan harga pokok persediaan akhir, Jumlah yang dicantumkan dalam neraca tergantung pada metode penilaian yang digunakan.
Dalam Perhitungan Penilaian Persediaan Barang dagang ada bermacam macam pendekatan yaitu berdasarkan arus harga pokok dan selain arus harga pokok, dalam arus harga pokok ada bermacam macam metode yaitu metode FIFO LIFO dan average, dan dalam pendekatan selain arus harga pokok ada metode locom harga pasar laba kotor.


1. Penilaian Persedian Pendekatan arus harga pokok

Dalam penilaian pendekatan arus harga pokok ini terdapat tiga cara metode penilaian persediaan yaitu metode FIFO, LIFO dan Rerata tertimbang, yang masing masing mempunyai 2 cara sistem yaitu sistem periodik dan sistem perpetual.


Penilaian Persediaan Metode FIFO

Cara jurnal Pencatatan Akuntansi Pembukuan Transaksi keuangan Penilaian persediaan metode FIFO pendekatan arus harga pokok.

Metode ini menyatakan bahwa persediaan dengan nilai perolehan awal (pertama) masuk akan dijual (digunakan) terlebih dahulu, sehingga persediaan akhir dinilai dengan nilai perolehan persediaan yang terakhir masuk (dibeli). 

Metode ini cenderung menghasilkan persediaan yang nilainya tinggi dan berdampak pada nilai aktiva perusahaan yang dibeli.

FIFO (First in First Out), masuk pertama keluar pertama


Contoh Soal Metode FIFO Perpetual



Contoh Soal Metode FIFO Periodik



Penilaian Persediaan Metode LIFO

Cara Pencatatan Akuntansi Pembukuan Transaksi keuangan Penilaian persediaan metode LIFO pendekatan arus harga pokok.

Metode ini menyatakan bahwa persediaan dengan nilai perolehan terakhir masuk akan dijual (digunakan) terlebih dahulu, sehingga persediaan akhir dinilai dan dilaporkan berdasarkan nilai perolehan persediaan yang awal (pertama) masuk atau dibeli.

Metode ini cenderung menghasilkan nilai persediaan akhir yang rendah dan berdampak pada nilai aktiva perusahaan yang rendah.

LIFO (Last In First Out), masuk terakhir keluar pertama


Contoh Soal Metode LIFO Perpetual



Contoh Soal Metode LIFO Periodik



Penilaian Persediaan Metode Average Rata rata Tertimbang

Cara jurnal Pencatatan Akuntansi Pembukuan Transaksi keuangan Penilaian persediaan metode rata rata atau average pendekatan arus Harga Pokok Produksi.

Dengan menggunakan metode persediaan rata rata ini nilai persediaan akhir akan menghasilkan nilai antara nilai persediaan metode FIFO dan nilai persediaan LIFO. Metode ini juga akan berdampak pada nilai harga pokok penjualan dan laba kotor.


Contoh Soal Metode Rerata Average Perpetual

Contoh Soal Metode Rerata Average Periodik


 

Penilaian Persediaan Selain Arus Harga Pokok

Dalam penilaian Persediaan pendekatan selain arus harga pokok ini terdapat tiga cara metode penilaian persediaan yaitu metode LOCOM atau Metode harga terendah antara harga pokok dan harga pasar, Metode laba Kotor, Metode harga Pasar Metodo Retail atau metode Eceran.


Penilaian Persediaan Metode Locom

Pengertian Penilaian Persediaan Metode LOCOM atau Lower Cost of market adalah metode harga terendah antara harga pokok dan harga pasar. Metode ini dapat diterapkan dalam kondisi persediaan tidak normal, misalnya cacat, rusak dan kadaluarsa. Pokok dari metode ini adalah membandingkan nilai yang lebih rendah antara nilai pasar (replacement value) dan nilai perolehan (cost). Nilai pasar yang akan dipilih harus dibatasi, yaitu tidak boleh lebih rendah dari batas bawah (floor limit) dan tidak boleh lebih tinggi dari batas atas (ceiling limit).

Tujuan dilakukan pencatatan penilaian persediaan metode LOCOM untuk memperoleh pengukuran terhadap manfaat sisa dari barang /persediaan tersebut.


Komponen LOCOM terdiri atas

a. Harga Pokok

Bersumber dari perhitungan historisnya yaitu berdasarkan metode FIFO, LIFO, Average, dll 


b. Harga Pasar

Ditetapkan berdasarkan biaya pengganti (Replacement Cost)


c. Biaya Pengganti (Replacement Cost)

Penggunaan biaya pengganti memungkinkan persediaan yang sama untuk mempertahankan tingkat laba kotornya, ada kalanya penurunan biaya pengganti suatu barang tidak menunjukkan penurunan manfaatnya.


Ada 2 Jenis Biaya Pengganti:

1. Net Realizable Value (NRV) = Upper = Batas Atas

NRV = Harga Jual – Biaya-biaya penjualan

Contoh : NRV = 10.000 – (3.000 + 1.000) = 6.000

2. Floor = Batas bawah

Floor = NRV – Margin laba kotor 

Contoh : Floor = 6.000 – (10 % x 10.000) = 5.000


Contoh Soal Persediaan Metode LOCOM

Dee Company memiliki data persediaan dengan berbagai jenis produk yang dimilikinya, data persediaan disajikan sebagai berikut :

Minuman Botol

Poduk

Biaya Pengganti

Batas Atas

Batas Bawah

Harga Pokok

Harga Pasar

Botol A

44.000

60.000

52.000

40.000

52.000

Botol B

45.000

50.000

35.000

50.000

45.000

Botol C

22.500

20.000

15.000

25.000

20.000


Minuman Kaleng

Poduk

Biaya Pengganti

Batas Atas

Batas Bawah

Harga Pokok

Harga Pasar

Kaleng D

18.000

36.000

24.000

45.000

24.000

Kaleng E

50.000

45.000

40.000

48.000

45.000


Jawaban Metode LOCOM

Minuman Botol

Biaya Pengganti

NRV

Batas Bawah

Harga Pasar

Harga Pokok

Per Individu

Botol A

44.000

60.000

52.000

52.000

40.000

40.000

Botol B

45.000

50.000

35.000

45.000

50.000

45.000

Botol C

22.500

20.000

15.000

20.000

25.000

20.000

Total

117.000

115.000

115.000


Minuman Botol

Biaya Pengganti

NRV

Batas Bawah

Harga Pasar

Harga Pokok

Per Individu

Kaleng D

18.000

36.000

24.000

24.000

45.000

24.000

Kaleng E

50.000

45.000

40.000

45.000

48.000

45.000

Total

117.000

115.000

115.000


Penilaian Persediaan Metode Laba Kotor

Metode laba kotor ini bersifat estimasi dalam penilaian persediaan nya. Biasanya diterapkan karena keterbatasan dokumen yang terkait dengan persediaan, misalnya karena terjadi bencana kebakaran dan banjir.

Dasar penilaian persediaannya adalah pada persentase laba kotor perusahaan tahun berjalan atau rata-rata selama beberapa tahun.

Langkah-langkah yang dilakukan adalah:

1) mengestimasi nilai penjualan tahun berjalan,

2) menghitung nilai harga pokok penjualan berdasarkan pada persentase laba kotor yang telah diketahui dan

3) menghitung estimasi nilai persediaan akhir dengan mengurangkan harga pokok penjualan terhadap penjualan

Metode ini sering digunakan oleh auditor bila diperlukan taksiran nilai persediaan.
Dan metode ini juga sering digunakan apabila persediaan atau catatan / dokumen persediaan terbakar.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pencatatan akuntansi persediaan metode laba kotor:

1. Persediaan awal + pembelian adalah keseluruhan persediaan yang akan dicatat atau dipertanggung jawabkan 

2. Barang atau persediaan yang masih ada di dalam gudang atau yang belum laku terjual. 

3. Barang yang tersedia untuk dijual – harga pokok penjualan = Persediaan akhir.


Contoh soal metode laba kotor

Dee Company memiliki persediaan awal senilai  60.000,  pembelian yang dilakukan senilai  200.000,  penjualan sebesar  280.000  dan margin laba kotor sebesar 30 %

Diminta : Hitung berapa besar laba kotor dan persediaan akhir yang dimiliki oleh Dee Company


Persediaan Awal
Pembelian
Barang Tersedia

Penjualan
Margin Laba Kotor
Harga Pokok Penjualan

Persediaan Akhir
60.000
200.000
260.000

280.000
84.000
196.000

64.000


2.2.1. Contoh soal Metode laba kotor 1

Misalnya suatu Persediaan diketahui harga jual 20.000 biaya 15.000 margin laba kotor 5.000

Diminta hitung berapa besar persentase laba atas harga jual dan harga pokok biaya


Jawaban Metode laba kotor 1

Persentase harga jual = mark up / harga jual

Persentase harga jual = 5.000 / 15.000 = 25%

Persentase harga pokok = mark up / harga pokok

Persentase harga pokok = 5.000 / 15.000 = 33.5%


Contoh soal Metode laba kotor 2

Untuk mengetahui persentasenya terdapat harga jual 50.000 dan dianggap laba kotor atas harga jual 30 %

Diminta Hitung berapa besar laba kotor dan harga pokok penjualan


Jawaban Metode laba kotor 2

Laba kotor = Harga jual – harga pokok penjualan

30 % x 50.000 = 50.000 – harga pokok penjualan

harga pokok penjualan = 50.000 – 15.000 = 35.000

Persentase Harga pokok = 15.000 / 35.000 = 42,8 %


Penilaian Persediaan Metode Retail Atau Eceran

Penilaian persediaan Metode eceran atau retail ini menilai persediaan akhir dengan cara menghitung terlebih dahulu nilai persediaan akhir berdasarkan eceran. Nilai persediaan akhir dengan harga pokok akan diketahui dengan cara menghitung rasio antara nilai persediaan yang tersedia untuk dijual dengan pendekatan harga pokok dibandingkan dengan pendekatan ritel.


Penilaian Persediaan Metode Harga Pasar

Ada 2 metode pencatatan dalam penilaian persediaan metode harga pasar

1. Penilaian Persediaan Metode Langsung

dalam metode ini Persediaan dicatat langsung pada harga pasar

2. Penilaian Persediaan Metode Tidak Langsung

Dalam metode ini Persediaan dicatat pada harga pokok

Kedua metode dapat dilakukan dengan sistem periodik dan perpektual


Contoh Soal Metode harga pasar

Dee Company tahun 2020 mempunyai data harga pokok persediaan dan harga pasar persediaan Sebagai Berikut

 

Harga Pokok

Harga Pasar

Persediaan Awal

50.000

50.000

Persediaan Akhir

75.000

60.000


Pencatatan Sistem Periodik Metode Harga Pasar

 

Metode Langsung

Metode Tidak Langsung

Menutup Persediaan Awal

HP Penjualan
     Persediaan

50.000

 
50.000

HP Penjualan
     Persediaan

50.000

 
50.000

Mencatat Persedian Akhir

Persediaan
     Hp Penjualan

60.000

 
60.000

Persediaan
     Hp Penjualan

75.000

 
75.000

Penurunan Nilai Persediaan

Tidk di jurnal

Rugi Penurunan Nilai Persd
     Cad Kerugian Nilai Persediaan

15.000

 
15.000

Dalam Metode Langsung  penurunan nilai persediaan tidak di jurnal, tetapi dalam metode tidak langsung penurunan nilai persedian di jurnal sehingga tau kerugian atau laba dari penilaian persediaan harga pasar nya


Laporan Laba Rugi

Berikut perbedaan laporan laba rugi menurut metode langsung dn metode tidak langsung

 

Metode Langsung

Metode Tidak Langsung


Penjualan

200.000

200.000

 

 

 

Harga Pokok Penjualan

 

 

     Persediaan Awal

50.000

50.000

     Pembelian

125.000

125.000

     Barang tersedian Untuk dijual

175.000

175.000

     Persediaan Akhir

(60.000)

(75.000)

     Harga Pokok Penjualan

(115.000)

100.000

 

 

 

Laba Kotor

85.000

100.000

Kerugian Penurunan Nilai Persediaan

 

(15.000)

Laba Kotor

 

85.000

 

 

 

Penyajian laporan laba rugi yang berdasarkan metode tidak langsung lebih disukai orang/perusahaan karena di dalam laporan laba rugi tersebut menunjukkan adanya perkiraan kerugian akibat penurunan nilai persediaan.


List Materi Akuntansi dan Manajemen Keuangan - Flowdi Consulting
  1. Laporan Equitas Perubahan Modal
  2. Laporan HPP Harga Pokok Produksi
  3. Pengertian dan Komponen Isi Laporan Arus Kas
  4. Pengertian dan Komponen Laporan Laba Rugi
  5. Laporan Neraca Posisi Keuangan
  6. Tabel R dan Penerapannya dalam Analisis Statistik
  7. Tabel F dan Penggunaannya dalam Analisa Statistik
  8. Cara Uji Regresi Linier Berganda di SPSS
  9. Cara Uji Heterokedastisitas Metode Koefisien Korelasi Spearman's Rho di SPSS
  10. Cara Uji Heterokedastisitas Metode Glejser di SPSS
  11. Cara Uji Multikolonieritas Metode Perbandingan Nilai Koefisien di SPSS
  12. Cara Uji Autokorelasi metode Durbin Watson di SPSS
  13. Cara Uji Multikolonieritas Metode Tolerance dan Variance Inflation Factor (VIF) di SPSS
  14. Cara Uji Reliabilitas Di SPSS
  15. Uji Multikolonieritas dalam asumsi klasik
  16. Cara Uji Validitas di SPSS
  17. Cara Uji Normalitas Shapiro Wilk di SPSS
  18. Cara Uji Normalitas Kolmogorov Smirnov di SPSS
  19. Siklus Konversi Kas
  20. Perbedaan Co Colaboration Work dan Team
  21. Peran dan Tanggung Jawab Struktur Organisasi Perusahaan
  22. Jasa Pembuatan Dashboard Excel
  23. Contoh Cara Membuat Template Business Model Canvas
  24. Jasa Pembuatan Proposal Study Analisa Kelayakan Usaha Bisnis
  25. kunci utama dan pilar pokok dalam menjalankan usaha bisnis
  26. Macam Jenis Kerjasama Bisnis Usaha
  27. Cara Download Laporan Keuangan Perusahaan TBK IDX BEI
  28. Link Grup Komunitas Jasa Joki
  29. Cara Parafrase Agar Lolos Cek Turnitin
  30. Jasa Joki Parafrase
  31. Uji Autokorelasi untuk asumsi klasik
  32. Uji Heterokedastisitas Dalam Asumsi Klasik
  33. Uji Normalitas Data Penelitian untuk Asumsi Klasik Regresi
  34. Contoh Tutorial Cara Uji Normalitas Data Di SPSS
  35. Tutorial Cara Uji data Asumsi Klasik di SPSS
  36. Biaya Harga Jasa Joki Tugas Akuntansi
  37. Pengertian Jurnal Umum perusahaan dalam Akuntansi
  38. Jasa Pengerjaan Joki Tugas Kuliah Manajemen
  39. Contoh Soal dan Jawaban Metode Alokasi BOP
  40. Contoh Cara Membuat Transaksi Jurnal Umum Akuntansi
  41. Cara menghitung Harga Obligasi
  42. Contoh Soal Obligasi dan Jawabannya
  43. Jasa Joki Pembuatan Rumus dan Aplikasi Excel
  44. Macam jenis obligasi dan penjelasannya
  45. Cara Pencatatan Akuntansi Investasi Obligasi
  46. Jurnal Akuntansi Penerbitan Obligasi
  47. Cara menghitung obligasi metode bunga efektif
  48. Cara Mencatat Jurnal Penjualan Obligasi
  49. Cara Pencatatatan Jurnal Pembelian Obligasi
  50. Jenis Obligasi yang tidak memiliki jatuh tempo
  51. Perbedaan Sukuk dan Obligasi
  52. Cara Menghitung Bunga Obligasi
  53. Cara Perhitungan Pencatatan Jurnal Akuntansi Hutang Obligasi
  54. Cara Membuat Neraca Lajur Di Excel
  55. Cara Membuat Neraca Saldo Di Excel
  56. Cara Membuat Buku Besar Otomatis Di Excel
  57. Cara Membuat Jurnal Penutup Di Excel
  58. Cara Membuat Jurnal Penyesuaian Di Excel
  59. Cara Membuat Jurnal Umum di Excel
  60. Cara Menghitung Penyusutan Depresiasi Aset
  61. Cara Membuat Siklus Akuntansi Otomatis di Excel
  62. Pencatatan Jurnal Akuntansi Piutang Wesel
  63. Laporan Keuangan Toko Bangunan
  64. Program Akuntansi Laporan Keuangan Apotek
  65. Cara Rumus Menjumlahkan Data di Excel Spreadsheet
  66. Cara Membuat Nomer Urut Otomatis excel Spreadsheet
  67. Form Trial Program Akuntansi DEIRS Flowdi Consulting
  68. Perbedaan Harga Pokok Penjualan dengan Produksi
  69. Unsur laporan keuangan terkait kinerja perusahaan
  70. Sumber Pencatatan Neraca Saldo
  71. Dasar Materi Tentang Akuntansi
  72. Persamaan Dasar akuntansi
  73. Rekomendasi Software Akuntansi Laporan Keuangan
  74. Jasa Joki Tugas Akuntansi
  75. Cara pencatatan Jurnal Umum
  76. Materi Tentang Pengantar Akuntansi
  77. Pengertian dan Manfaat Laporan Keuangan
  78. Pengertian Aset Tetap & Macam Jenis Depresiasi Penyusutan
  79. Pengertian dan Macam Jenis Hutang atau Liabilitas
  80. Pengertian dan Macam Jenis Modal atau Equitas
  81. Pengertian dan Macam Jenis Aktiva Aset Lancar
  82. Les Privat Bimbel akuntansi
  83. Laporan Keuangan Resto FnB
  84. Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur
  85. Laporan Keuangan Perusahaan Dagang
  86. Pengertian dan Cara Manajemen Keuangan
  87. Tes DISC Excel online

Comments